\

Bappeda Kota Tangerang Siapkan Strategi Besar Pengembangan Ekonomi Kreatif di Kota Tangerang

Pemerintah Kota Tangerang melalui Bappeda Kota Tangerang terus mematangkan langkah besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Pemkot Tangerang kini mulai menyusun strategi terintegrasi lintas sektor guna menjadikan ekonomi kreatif sebagai salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Hal tersebut dibahas dalam kegiatan Rapat Koordinasi Strategi Pengembangan Ekonomi Kreatif Kota Tangerang yang digelar di Ruang Rapat Bappeda, Senin (25/5). Kegiatan ini melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta menghadirkan narasumber praktisi ekonomi kreatif dari Provinsi Banten, M. Irfan.

Rapat koordinasi ini digelar sebagai upaya memperkuat sinergi lintas sektor dalam pengembangan ekonomi kreatif berbasis inovasi, teknologi, budaya, dan kewirausahaan masyarakat. Sejumlah subsektor strategis seperti kuliner, fesyen, kriya, desain, aplikasi digital, fotografi, musik, film hingga konten kreatif menjadi fokus pembahasan dalam penyusunan arah kebijakan dan program prioritas daerah.

Ketua Tim Kerja Ekonomi Bidang Prencanaan Sosial Kemasyarakatan dan Ekonomi, Mukti Haldun, menyampaikan bahwa pengembangan ekonomi kreatif membutuhkan kolaborasi yang kuat antar perangkat daerah agar kebijakan yang disusun dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

“Pengembangan ekonomi kreatif tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Dibutuhkan sinergi lintas OPD, dukungan ekosistem yang kuat, serta keterlibatan pelaku dan praktisi agar strategi yang dirumuskan benar-benar adaptif terhadap perkembangan industri kreatif saat ini,” ujar Mukti Haldun.

Ia menambahkan, melalui rapat koordinasi ini Pemerintah Kota Tangerang ingin menyamakan persepsi seluruh perangkat daerah terkait arah pengembangan ekonomi kreatif sekaligus memetakan potensi subsektor unggulan dan tantangan yang dihadapi para pelaku ekonomi kreatif di daerah.

 

Dalam pembahasan tersebut, turut dipaparkan sejumlah program strategis yang akan mendukung pengembangan ekonomi kreatif Kota Tangerang tahun 2026. Di antaranya program pemberdayaan UMKM melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Daya Saing, Program TUNAS untuk fasilitasi legalitas dan sertifikasi usaha, fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI), pelatihan digitalisasi dan pemasaran digital, hingga memfasilitasi UMKM dan pegiat kriya local untuk tampil memamerkan produk unggulan di pameran berskala internasional.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Tangerang berharap dapat menghasilkan rekomendasi strategi pengembangan ekonomi kreatif yang lebih inovatif, aplikatif, dan berkelanjutan. Selain itu, rapat koordinasi ini juga diharapkan mampu memperkuat komitmen kolaborasi antar OPD serta menjadi bahan penyempurnaan dokumen perencanaan pembangunan daerah terkait ekonomi kreatif.