Kolaborasi Penanganan Banjir, Bappeda bersama Dinas PUPR Kota Tangerang dan stakeholder terkait Lakukan Survey lapangan pengecekan Saluran di Kawasan Bandara Soetta
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) bersama Dinas PUPR Kota Tangerang dan sejumlah stakeholder terkait diantaranya BBWS, PT. Angkasa Pura Indonesia, Kantor Otoritas Bandara, Bappeda & PUPR Kab. Tangerang melakukan Survey Lokasi Rencana Saluran Pintas (shortcut) dari wilayah pemukiman masyarakat di sekitar Perimeter Utara dan Selatan Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (12/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kolaboratif penanganan banjir saat cuaca ekstrem di kawasan sekitar bandara dan wilayah permukiman masyarakat.
Survey lapangan tersebut dilaksanakan di sepanjang Jalan Perimeter Utara dan Selatan Bandara Soekarno-Hatta dengan titik kumpul di Gedung AME. Kegiatan diinisiasi oleh PT Angkasa Pura Indonesia melalui Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta dibawah koordinasi Kemenko Infrastruktur & Pembangunan Kewilayahan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.
Mewakili Kepala Bappeda Kota Tangerang, Kepala Bidang Perencanaan Sarana dan Prasarana Bappeda Kota Tangerang menyampaikan bahwa survey ini merupakan langkah awal dalam merumuskan solusi penanganan banjir yang lebih terintegrasi di kawasan penyangga Bandara Soekarno-Hatta.
“Pemerintah Kota Tangerang mendukung penuh upaya kolaboratif ini sebagai bagian dari penanganan banjir kawasan strategis. Survey lapangan ini penting untuk melihat langsung kondisi eksisting saluran drainase dan mengidentifikasi titik-titik yang membutuhkan penanganan melalui pembangunan saluran pintas atau shortcut,” ujarnya.
Ia menambahkan, koordinasi lintas wilayah dan lintas instansi menjadi faktor penting mengingat kawasan sekitar Bandara Soekarno-Hatta memiliki keterkaitan sistem drainase antara Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, hingga kawasan operasional bandara.
“Melalui sinergi bersama seluruh stakeholder, diharapkan rencana pembangunan saluran drainase pintas ini dapat menjadi solusi efektif dalam mengurangi risiko genangan dan banjir, khususnya saat intensitas hujan tinggi maupun cuaca ekstrem,” tambahnya.
Kegiatan survey ini juga menjadi tindak lanjut atas usulan pembuatan saluran drainase pintas dari wilayah permukiman masyarakat di sekitar perimeter bandara guna mendukung program penanganan banjir di kawasan Bandara Soekarno-Hatta.