Perkuat Pemahaman Internal, Bappeda Kota Tangerang Bahas ProSN dalam 55FM Vol. 38
Komitmen memperkuat sinkronisasi
pembangunan pusat dan daerah terus ditunjukkan Bappeda Kota Tangerang melalui
forum diskusi internal. Dalam gelaran Bappeda 55FM (Sharing Session on Friday
Morning) Vol. 38, Jumat (24/4/2026), Program Strategis Nasional (ProSN) menjadi
topik utama yang dibahas secara komprehensif guna memperkuat kapasitas dan
pemahaman internal pegawai serta memastikan implementasinya berjalan optimal di
tingkat daerah.
Kepala Bappeda Kota Tangerang,
Hj. Yeti Rohaeti, dalam pernyataannya menegaskan bahwa pembahasan ProSN dalam
forum 55FM ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan pemahaman seluruh
jajaran Bappeda terhadap arah kebijakan nasional. Menurutnya, penguatan
pemahaman internal menjadi fondasi penting sebelum kebijakan diterjemahkan ke
dalam program dan kegiatan pembangunan.
“55FM ini memang kita dorong
sebagai ruang pembelajaran internal, agar seluruh pegawai Bappeda memiliki
pemahaman yang kuat dan seragam terkait Program Strategis Nasional. Dengan
begitu, kita bisa lebih optimal dalam mengawal perencanaan pembangunan daerah
yang selaras dengan prioritas pembangunan nasional,” ungkapnya.
Ia menambahkan, peningkatan
kapasitas internal seperti ini diharapkan mampu memperkuat kualitas perencanaan
dan pelaporan pembangunan. Selain itu, dapat memudahkan sinergi dan kolaborasi
Bappeda dengan OPD lain yang menjadi kunci utama dalam mendukung keberhasilan
ProSN.
Edisman Damanik selaku Kepala Bidang
Perencanaan Pembangunan, Evaluasi, dan Pelaporan (PPEP) Bappeda Kota Tangerang,
memaparkan secara rinci berbagai aspek terkait ProSN tahun 2025–2029. Mulai
dari dasar hukum, tujuan pelaporan, hingga tugas kepala daerah dalam mendukung
keberhasilan program strategis nasional, disampaikan secara sistematis kepada
seluruh pegawai.
Dalam pemaparannya, Edisman
menjelaskan bahwa ProSN merupakan program prioritas nasional yang harus
dijabarkan secara teknis ke dalam perencanaan daerah. Hal ini mencakup penentuan
indikator, mekanisme pelaporan, serta alur teknis penjabaran yang terintegrasi
dengan dokumen perencanaan daerah. Ia juga menekankan pentingnya kesiapan data
dan koordinasi lintas perangkat daerah dalam mendukung pelaporan ProSN,
khususnya untuk Semester I Tahun 2026 yang dijadwalkan dilaporkan pada awal
Juli 2026.
“Program Strategis Nasional ini
merupakan bagian dari program prioritas nasional yang perlu dijabarkan secara
teknis ke dalam perencanaan daerah. Dalam materi paparan juga dijelaskan adanya
lima kelompok program prioritas nasional yang menjadi acuan dalam penyelarasan
kebijakan pusat dan daerah. Oleh karena itu, dari sekarang seluruh OPD perlu
mempersiapkan data melalui kertas kerja yang akan dibagikan, serta memperkuat
koordinasi dengan Bappeda melalui peran Binwil agar pelaporan ProSN dapat
berjalan tepat waktu dan akurat,” jelasnya.
Melalui Bappeda 55FM Vol. 38 ini,
diharapkan seluruh jajaran Bappeda dan perangkat daerah dapat semakin siap
dalam mengimplementasikan dan melaporkan ProSN secara efektif, sehingga
kontribusi Kota Tangerang terhadap pencapaian target pembangunan nasional
semakin optimal.