Maryono Minta OPD Gercep Tindaklanjuti Rekomendasi EPPD Secara Menyeluruh
Wakil Wali Kota Tangerang, H.
Maryono Hasan, meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk segera
menindaklanjuti rekomendasi hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah
(EPPD) secara menyeluruh. Ia menegaskan pentingnya penguatan pengelolaan data
kinerja serta penerapan perencanaan berbasis hasil (result-based planning)
sebagai fondasi utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern dan
akuntabel.
Hal tersebut disampaikan Maryono
saat menutup kegiatan Exposure dan Rekomendasi Hasil EPPD Kota Tangerang Tahun
2025 yang berlangsung selama tiga hari di Hotel Aryaduta Tangerang, Jumat
(12/12/2025).
“Selama pelaksanaan kegiatan ini,
kita telah mencermati capaian kinerja LPPD Tahun 2024, mendiskusikan berbagai
catatan evaluasi, serta menerima rekomendasi konstruktif dari Kementerian Dalam
Negeri,” ujar Maryono.
Ia menegaskan bahwa rekomendasi
EPPD tidak boleh dipandang sebagai formalitas administrasi semata, melainkan
sebagai panduan strategis bagi pemerintah daerah dalam menyelaraskan
perencanaan, penganggaran, dan keluaran program pembangunan.
“Rekomendasi ini merupakan kompas
strategis yang membantu kita menyelaraskan rencana, anggaran, dan output program
agar sejalan dengan arah pembangunan RPJMD Kota Tangerang 2025–2029,” tegasnya.
Sejalan dengan hal tersebut,
Kepala Bappeda Kota Tangerang, Dr. Hj. Yeti Rohaeti, menyampaikan bahwa
kegiatan exposure ini menjadi forum strategis untuk memberikan gambaran dan
informasi menyeluruh kepada seluruh Perangkat Daerah sebagai Tim Penyusun LPPD
Kota Tangerang. Forum ini mencakup pembahasan temuan, catatan kekurangan, serta
rekomendasi hasil EPPD sebagai bagian dari persiapan penyusunan LPPD Kota
Tangerang Tahun 2025 yang akan disampaikan pada Maret 2026.
Yeti menjelaskan, selama kegiatan
berlangsung, seluruh Perangkat Daerah telah melakukan diskusi teknis secara
langsung dengan narasumber dari Direktorat Evaluasi Kinerja dan Peningkatan
Kapasitas Daerah Kemendagri, yang membahas definisi operasional hingga
penyajian data dukung seluruh Indikator Kinerja Kunci (IKK) outcome sesuai
dengan urusan dan kewenangan masing-masing.
“Secara umum, hasil diskusi
menunjukkan adanya peningkatan kualitas data kinerja, meskipun masih terdapat
beberapa indikator yang memerlukan penguatan. Untuk itu, seluruh Perangkat
Daerah diharapkan segera menindaklanjuti arahan dan masukan dari narasumber
Kemendagri guna menyempurnakan kembali kualitas data kinerja tahun 2025,”
ujarnya.
Ia menambahkan, Bappeda Kota
Tangerang bersama Tim Penyusun LPPD akan terus berkoordinasi dengan Kemendagri
hingga batas akhir penyampaian LPPD, guna memastikan dokumen yang disusun
benar-benar akurat, valid, dan mencerminkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan
daerah secara komprehensif.
Sementara itu, Maryono menegaskan
bahwa capaian kinerja Pemerintah Kota Tangerang yang kembali menempatkan diri
sebagai salah satu daerah dengan kinerja pemerintahan terbaik secara nasional
harus menjadi pemacu semangat bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan
kualitas penyelenggaraan pemerintahan.
“Prestasi ini bukan puncak, melainkan dorongan agar kita bekerja lebih terarah, transparan, dan berorientasi pada hasil,” katanya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah
Kota Tangerang berharap terbangun komitmen yang semakin kuat dalam mewujudkan
tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan responsif terhadap
kebutuhan masyarakat, dengan pelayanan publik yang semakin prima serta
integritas aparatur sebagai pondasinya.
Dalam kesempatan tersebut, Maryono juga menyampaikan apresiasi kepada Direktorat Evaluasi Kinerja dan Peningkatan Kapasitas Daerah Kemendagri, panitia penyelenggara, serta seluruh Perangkat Daerah yang telah bekerja keras menyusun LPPD dan menyukseskan rangkaian kegiatan evaluasi.
"Semoga kerja keras kita mendapat ridha Allah SWT dan membawa kebaikan bagi kemajuan Kota Tangerang," tutupnya.